Daftar Program

Laznas BMM Adakan Pelatihan Produksi Wedang Rempah untuk Kelompok Wanita Tani Dusun Ngentak, Kulonp

Laznas BMM Adakan Pelatihan Produksi Wedang Rempah untuk Kelompok Wanita Tani Dusun Ngentak, Kulonprogo, DI Yogyakarta

SKU

TAGS

Share:

Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Baitulmaal Muamalat (BMM) mengadakan pelatihan dan monitoring produksi wedang rempah pada tanggal 13-15 September 2022 lalu bertempat di Dusun Ngentak, Pagerharjo, Samigaluh, Kulonprogo, DI Yogyakarta. Pelatihan tersebut diikuti oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Tunas Rejeki dengan pemateri adalah Kasminah yang telah lama bergelut sebagai praktisi wedang rempah. Kasminah menyampaikan bahwa dalam membuat wedang rempah perlu latihan beberapa kali, sehingga wajar untuk pemula jika mengalami kesulitan dan menemui kegagalan mengolah produk.

Wedang rempah sendiri merupakan minuman tradisional berbahan dasar sari gula aren, jahe dan empon-empon. Dalam pembuatannya, seluruh bahan tersebut dicampur dan diproses hingga menjadi kristal jahe aren, kemudian setelah mengkristal proses terakhir adalah pemanggangan agar wedang rempah lebih nikmat dan dapat bertahan lama hingga satu tahun.

Melalui pelatihan ini diharapkan para peserta nantinya dapat memproduksi wedang rempah secara mandiri sehingga menjadi pondasi berdirinya unit produksi wedang rempah di Bumi desa Binangun Pagerharjo. "Dalam pelatihan produksi wedang rempah ini harapan kami semua peserta pelatihan mampu membuat wedang rempah dan nantinya dapat dijadikan usaha bersama sehingga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat", ungkap Helmi selaku Relawan Pendamping Masyarakat dari Laznas BMM.

Pelatihan wedang rempah tersebut sendiri merupakan bagian dari Program Bangun Desa Unggul Laznas BMM di Pagerharjo yang mana saat ini tengah berfokus pada pengembangan usaha jahe, mulai dari budidaya jahe merah dan emprit hingga produksi turunan berbahan jahe termasuk wedang rempah yang saat ini baru mulai dikembangkan.

Program Bangun Desa Unggul merupakan wujud nyata dari penyaluran donasi yang diamanahkan oleh para donatur kepada Laznas BMM. Tak hanya itu, program tersebut juga turut mendukung tercapainya Sustainable Goals Development (SDGs) yakni poin ke-8; pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Besar harapan semoga Program Bangun Desa Unggul tersebut dapat terus berjalan dan mengalirkan pahala jariyah bagi para donatur.