List News

Serang - Pandemi Covid-19 menurunkan pendapatan masyarakat akibat meningkatnya pengangguran di tengah masyarakat. Sehingga diperlukan langkah nyata untuk menyelamatkan mereka agar terhindar dari masalah ekonomi dengan cara mengoptimalkan potensi lokal.

Desa Terate, Kec. Kramatwatu, Kab. Serang merupakan kampung Nelayan dengan potensi berupa ikan ikan laut yang produktif. Namun, selama ini hasil laut tersebut belum diolah menjadi produk lain yang mempunyai nilai jual tambah secara ekonomi. 

Baitulmaal Muamalat (BMM) berkolaborasi dengan Griya Berbagi mencoba menjawab permasalahan tersebut dengan memberdayakan ekonomi Kampung Nelayan Desa Terate khususnya para istri nelayan melalui program pemberdayaan berbasis perempuan. BMM dan Griya Berbagi melakukan pelatihan pembuatan nugget ikan, tujuannya agar para istri nelayan yang selama ini bergantung dari pendapat suami dari melaut pun bisa turut produktif.

Dalam rangka launching Program Pemberdayaan Ekonomi Berbasis Perempuan, pada tanggal Selasa (31/8/21) diresmikan program tersebut di lokasi pelelangan ikan Kampung Krandan. Kegiatan ini dihadiri oleh Mukarromi Ma'shum selaku CEO Griya Berbagi, M. Afrizal Rizky selaku perwakilan BMM, Irfan selaku Kepala Desa Terate dan Bapak Robbani selaku ketua Himpunan Nelayan Kramat Watu.

Salah satu peserta pelatihan, Muajalah menyampaikan terima kasih atas pelatihan yang dilakukan, ”Terima kasih atas pelatihan ini, ibu-ibu di sini sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Semoga Nugget Ikan ini dapat menjadi produk unggulan di Desa Terate". Ujar beliau

Tags:

Share: