List News

Jakarta – Pandemi covid-19 yang masih belum usai hingga kini menyebabkan banyak sektor kehidupan terdampak khususnya di sektor ekonomi. Tak terkecuali bagi para pekerja informal yang memiliki penghasilan tidak tetap. Mereka adalah satu kelompok masyarakat yang paling terpukul akibat pandemi covid-19 karena penghasilan yang mereka dapatkan sangat tergantung pada situasi saat bekerja/berdagang. Bahkan, banyak pula diantara para pekerja formal yang harus kehilangan pekerjaan akibat PHK.

Tak dapat dipungkiri, kini kehidupan para pekerja informal dan juga masyarakat yang harus kehilangan pekerjaannya sangat mengalami kesulitan, bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menjadi buah simalakama, disamping bertujuan untuk mengendalikan penyebaran covid-19, namun di sisi lain kebijakan tersebut membuat sebagian pekerja informal kehilangan pelanggan. 

Merespon situasi tersebut, Bank Muamalat dan Baitulmaal Muamalat (BMM) kembali melakukan aksi nyata untuk membantu mereka para pekerja informal dan masyarakat yang terdampak PHK dengan memberikan bantuan logistik berupa sembako. Mereka yang berprofesi sebagai pedagang kecil, tukang ojek, sopir angkot, dan pekerja infomal lainnya menjadi sasaran penerima manfaat program ini. Bantuan didistribusikan di enam wilayah yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Aceh Besar, Surabaya dan Makassar pada tanggal 2 – 6 Agustus 2021.

“Sebelumnya, BMM dan Bank Muamalat telah memberikan bantuan sembako kepada mereka yang terdampak secara ekonomi akibat pandemi covid-19 pada tahun lalu. Namun, melihat kondisi terkini, tampaknya program serupa masih perlu dilakukan karena memang nyatanya masih sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya bagi mereka para pekerja informal,’’ ujar Novi Wardi, Direktur Eksekutif Baitulmaal Muamalat.

Sepanjang pandemi covid-19, Bank Muamalat dan BMM juga telah memberikan bantuan kepada sektor-sektor terdampak, diantaranya dengan mendsitribusikan APD dan multivitamin bagi para tenaga kesehatan, bantuan handphone untuk pelajar sebagai sarana belajar online, hingga bantuan modal kerja bagi pedagang kecil.

Tags:

Share: