List News

Donggala - Selang dua tahun gempa mengguncang Sulawesi Selatan, masih menyisakan luka dan trauma mendalam bagi masyarakat, Kehilangan harta benda bahkan tempat tinggal harus dirasakan, tak terkecuali tempat ibadah. 

Itulah yang dirasakan oleh Warga Dusun Tuampana, Desa Saloya, Kec. Tombusabora, Donggala, Sulawesi Selatan karena hingga saat ini masih beribadah di Masjid yang sudah tak layak lagi untuk beribadah. Beberapa bagian vitalnya sudah rusak berat dan riskan untuk digunakan beribadah. Bahkan untuk shalat Jumat saja, warga harus berjalan sangat jauh untuk menemukan Masjid.

Ditambah dengan adanya pandemi covid-19 yang melanda, warga Desa Saloya pun terpaksa ikut terdampak. Ekonomi masyarakat pasca gempa yang perlahan tumbuh kini sulit kembali, hingga warga tak ada yang mampu membangun kembali Masjid yang rusak.

Untuk itu, Laznas Baitulmaal Muamalat (BMM) bersama para donatur kembali mewujudkan harapan warga beribadah di masjid yang layak. Masjid tersebut dibangun dengan bergotong royong, dan diberi nama masjid ini dengan Masjid Al Wahidin.

Alhamdulillah, saat ini pembangunan pondasi dan kerangka masjid sudah berdiri tegak dan terus dilanjutkan hingga pembangunan selesai. Warga Saloya tak mampu menahan haru akan masjid baru yang sedang dibangun. Terima kasih kepada donatur, semoga segala amal baik Anda dibalas oleh Allah Ta'ala. Aamiin.

Tags:

Share: