List News

Alhamdulillah, senin pukul 19.20 WIB perahu yang akan digunakan sebagai ambulance terapung telah tiba di Kampung Zakat Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Kampung Zakat merupakan program pemberdayaan masyarakat pelosok berkat kerjasama antara KEMENAG RI, BAZNAS dan Laznas di tahun 2019 lalu.

Antusias warga menyambut ambulance terapung sangat tinggi dikarenakan kebutuhan akan ambulance terapung sangat dinanti masyarakat Sambas, khususnya di Desa Sulung. Hal tersebut dikarenakan tak adanya fasilitas yang dimiliki dan akses menuju puskesmas atau rumah sakit sangat memakan waktu.

Berdasarkan laporan dan kondisi dilapangan, akses yang harus ditempuh untuk ke puskemas terdekat jika menggunakan jalur darat bisa mencapai 1,5 sampai dengan 2 jam perjalanan. Sedangkan jika menggunakan akses laut/sungai hanya dibutuhkan 30 menit, atau sekitar setengah dari perjalanan darat.

Ditambah dengan biaya yang dibutuhkan jauh lebih murah dibandingkan dengan perjalanan darat. Sehingga dengan adanya ambulance terapung ini dapat menjadi harapan baru bagi mereka untuk mendapatkan fasilitas kesehatan dengan cara yang lebih mudah dan efisien.

Alhamdulillah, guna mewujudkan keinginan warga Sambas saat ini BMM telah melakukan pengadaan ambulance terapung, tahap selanjutnya yaitu akan dilaksanakan uji coba penggunaan, dan penunjukkan relawan sebagai pengelola ambulance.

Terima kasih kepada para donatur yang telah mengamanahkan zakat maupun sebagian rezekinya kepada BMM. Semoga dana yang diamanahkan bisa menjadi penenang hati bagi para muzaki BMM serta kebahagian untuk para mustahik.

Tags:

Share: