Tentang Kami

Salam CEO

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Segala puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wata’ala dan sholawat senantiasa tercurah kepada junjungan kita nabi besar Muhammad Shalallaahu ‘Alaihi Wassalam.

Kita memasuki Juli 2020 dengan pandemi Covid-19 yang masih terus meluas dan kondisi tersebut tidak mudah untuk dihadapi oleh Bangsa Indonesia. Mencermati berbagai upaya Pemerintah, maka kedisiplinan kita sebagai warga dalam mematuhi protokol kesehatan sangat diperlukan. Jangan sampai upaya Pemerintah menjadi sia-sia akibat ketidakdisiplinan warganya. Berbagai usaha dalam rangka mematuhi protokol kesehatan mulai dari physical distancing, memakai masker, mencuci tangan, berolahraga, hingga pola hidup sehat lainnya harus senantiasa kita laksanakan dengan istiqomah.

Mengacu pada periode target atau anggaran, maka memasuki Juli 2020 berarti kita memasuki bulan pertama dari Semester II. Waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi atas capaian selama Semester I serta melakukan review atas target dan anggaran yang sudah ditetapkan di awal 2020, terlebih adanya pandemi Covid-19 yang berdampak signifikan untuk berbagai sektor. Alhamdulillah, Baitulmaal Muamalat (BMM) telah menyusun langkah adaptasi tahap II mulai dari Juli ini sebagai langkah awal dan diagendakan sampai dengan Desember 2020 yang mana terdiri atas efisiensi biaya, restrukturisasi program penyaluran, desain ulang program wakaf produktif, penetapan minimum kas dana penyaluran, reposisi sumber daya manusia, pembekuan struktur organisasi, peningkatan komunikasi dan kesadaran, pengkonsolidasian dashboard, diskresi kebijakan, penguatan digital fundraising, perubahan Rancangan Kerja Anggaran Tahunan (RKAT) 2020, dan penyusunan "blueprint" new normal. Semoga langkah adaptasi ini efektif sehingga BMM tetap dapat bertahan melewati masa pandemi ini.

Terlepas dari kondisi masih meluasnya pandemi Covid-19 di Juli ini, kita sebagai muslim akan menyambut moment besar yaitu Ibadah Haji dan Idul Adha 1441 H. Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan bahwa ibadah haji tahun ini hanya diperbolehkan untuk warga lokal. Situasi ini patut kita sikapi dengan mengoptimalkan shaum arafah dan tentu saja ibadah qurban sebagai wujud ketaatan kita kepada Allah Subhanahu Wata’ala dan kepedulian kita terhadap sesama. Maka, BMM turut hadir memfasilitasi para calon mudhohi melalui Program “Qurban Prioritas” yang mana hewan atau daging qurban tersebut akan kita salurkan kepada masyarakat di daerah terluar, terdampak bencana, termiskin, dan minoritas. Semoga kita dapat menjadi para mudhohi dalam program Qurban Prioritas ini untuk menjadi jalan bagi masyarakat menikmati daging pada Idul Adha tahun ini serta Allah Subhanahu Wata’ala menerima sebagai amal ibadah. Aamiin Yaa Robbal ‘Aalamiin

Jakarta, 09 Dzulqa’dah 1441 H / 01 Juli 2020

 

 

Teten Kustiawan

Direktur Eksekutif